Makam Sultan Mahmud Syah I

Pelalawan

Makam Sultan Mahmud Syah I

Objek wisata ziarah ini berlokasi di Dusun Pakantua, Kecamatan Pelalawan. Setiap hari selalu saja ada pengunjung yang datang berziarah ke makam ini, terlebih pada hari-hari tertentu, pengunjung harus antre untuk dapat memasuki bagian dalam makam karena banyaknya mereka yang datang untuk berziarah.

Sultan Mahmud Syah I merupakan raja ke-8 sekaligus raja terakhir dari Kesultanan Melaka. Selama memerintah, dia harus menghadapi serangan demi serangan dari Portugis. Pada tahun 1511, Kesultanan yang dia pimpin ditaklukkan oleh Portugis, sehingga dia memindahkan ibukota kerajaan ke Bintan. Saat Bintan dibumihanguskan, dia mengundurkan diri ke Kampar dan meninggal pada tahun 1528.

Sultan Mahmud Syah adalah raja kedelapan dan terakhir dari Kesultanan Malaka. Dia dipilih sebagai raja menggantikan ayahnya, Sultan Alauddin Riayat Syah I, melangkahi saudaranya yang lebih tua, Munawar Syah.
Pemerintahan Sultan Mahmud Syah atas Malaka berakhir dengan serangan Portugis yang menaklukkan  Malaka pada  1511. Mahmud Syah kemudian memindahkan ibu kotanya ke Bintan. Setelah ibu kota di Bintan dibumihanguskan Portugis, dia kemudian mengundurkan diri ke Kampar, tempat dia wafat pada tahun 1528.
Putra ke-2 Sultan Mahmud Syah, Alauddin Riayat Syah II kemudian mendirikan kerajaan baru di Johor. dan Putra Sulang Sultan Mahmud Syah, Mudzaffar Syah kemudan mendirikan kerajaan baru di Perak.

TOP